Ponorogo (eastjavatraveler.com)– Sektor pariwisata di Kabupaten Ponorogo terus menunjukkan tren positif sejak 2023. Telaga Ngebel tetap menjadi destinasi andalan sekaligus penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, optimistis target PAD pariwisata sebesar Rp 6,5 miliar pada 2025 bisa tercapai.
“Menuju akhir tahun tidak boleh santai. Harus ada event sehingga orang akan terus berkunjung ke Telaga Ngebel,” kata Judha dalam siaran tertulis Pemkab Ponorogo, Rabu (10/9/2025).
Judha menjelaskan, saat libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Telaga Ngebel dipadati pengunjung. Kondisi itu juga mendatangkan keuntungan bagi pedagang dan penyedia jasa wisata. Ia menyebut retribusi pariwisata naik hingga dua kali lipat dibandingkan akhir pekan biasa, sekaligus memberi multiplier effect yang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Telaga Ngebel tetap jadi pilihan wisata lokal yang nyaman untuk dikunjungi,” ujarnya.
Realisasi PAD pariwisata di Ponorogo terus meningkat signifikan sejak 2023. Pada tahun itu, realisasi PAD mencapai Rp 4,4 miliar dari target Rp 3,7 miliar. Setahun kemudian, capaian PAD pariwisata kembali naik hingga Rp 5 miliar.
Judha menilai, target PAD 2025 sebesar Rp 6,5 miliar masih sangat realistis dengan tren kenaikan tersebut.
“Kami terus berupaya membangun ekosistem pariwisata yang manfaatnya dirasakan langsung oleh pelaku usaha, selain sebagai sumber PAD,” pungkasnya.


